Musibah karena Perkataan sendiri

Musibah, halangan, cobaan atau apapun namanya pasti setiap orang mengalaminya.


Lalu, bagaimanakah sikap orang yang mengalami hal tersebut?

Menyalahkan orang lain?

Menerima dengan ikhlas dan lapang dada?

Merenung dan mengambil hikmah dari kejadian itu?

Selalu menggerutu dan emosi tanpa batas?

Sekedar mengingatkan, bahwa musibah bisa terjadi karena KELALAIAN manusia itu sendiri, dalam berperilaku dan bertutur kata. Sangat dilarang, manusia berkata TIDAK BAIK dalam situasi apapun, baik dalam situasi sadar, emosi maupun bersendaguaru.
Misalnya “Aku tidak mencuri, sumpah to. Moga-moga Yang Maha Kuasa tidak kasih rejeki pada saya, kalo saya mencuri”. Itu adalah perkataan yg tidak baik. Karena mendatangkan musibah terhadap yang bicara atau dirinya sendiri.
Hingga suatu saat orang yang bicara itu KESULITAN EKONOMI karena pintu rejekinya tertutup. Dia tidak dapat rejeki.

Itulah musibah karena BICARAnya sendiri ( MANDI OMONGANE dhewe ). Hati-hatilah dalam BERBICARA.

Na’u dzubilahi mindalik… Astaghfirlloh hal’adzim.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: